Postur Tidak Pantas Bruno Fernandes Pada Pep Guardiola

Postur Tidak Pantas Bruno Fernandes Pada Pep Guardiola

Gelandang Manchester United Bruno Fernandes melakukan tindakan yang kurang pantas pada Pep Guardiola manager manchester city. Namun, pemain Portugal itu tidak menyesali apa yang dilakukannya.

Pertemuan Manchester United dengan Manchester City di Liga Premier akhir pekan lalu. Pertandingan itu dapat dimenangkan oleh Setan Merah dengan skor meyakinkan 2-0 tanpa balas.

Meski bermain sebagai tuan rumah, tetapi tidak banyak orang berpikir bahwa Manchester United bisa memenangkan tiga poin penuh. Karena kinerja klub yang dipimpin oleh Ole Gunnar Solskjaer dalam performa tidak stabil naik dan turun.

Baca juga: Frank Lampard Mengharapkan Konsistensi Chelsea

Tapi pada akhirnya, Harry Maguire dkk mampu membuktikan beberapa asumsi yang salah oleh publik. Mereka berhasil menyobek gawang yang dikawal Ederson dengan dua gol dari Anthony Martial dan Scott McTominay.

Ada momen menarik dari pertandingan itu. Bruno Fernandes kedapatkan tertangkap kamera melakukan postur yang mengatakan Guardiola untuk diam di pinggir pertandingan.

Bagi sebagian orang, apa yang Fernandes lakukan itu tidaklah pantas. Namun, pemain Portugal itu beranggapan dia layak mendapatkannya karena Guardiola sendiripun telah melakukan hal tidak terhormat serupa kepada dirinya.

“Saya menghormati Pep dengan beserta apa yang telah ia peroleh, dan apa yang dia lakukan untuk sepakbola karena ia telah mengubah mentalitas dalam permainan,” kata Fernandes kepada Sky Sports.

Baca juga: Setelah Ancam Serie A, Liga Champions Dan Liga Europa Jadi Target Virus Corona

“Tapi pada saat ini, ia tidak menghormati saya, sehingga tidak pantas rasa mendapatkan hormat dari saya di lapangan. Namun, itu tidak lagi penting. Apa yang terjadi di lapangan, bagi saya, hanya masa lalu, “kata Fernandes.

Fernandes juga berjanji dia tidak akan melakukan sesuatu yang serupa di masa mendatang. Untuk tindakannya berasal dari kata-kata Pep Guardiola yang membuatnya marah.

“Sekarang saya tidak berpikir akan melakukannya lagi jika saya di lapangan,” katanya.

“Tapi pada saat itu kata-kata yang ia katakan sempat membuat say amarah, dan di pertandingan bahwa aku sedikit gugup, itulah aku,” pungkasnya.

Leave a Reply