Daya Tarik Game Metro Exodus

Daya Tarik Game Metro Exodus

Sudah pernah baca novel trilogi Metro karangan Dmitry Glukhovsky? Saat ini, masing-masing judulnya, mulai dari Metro 2033, Metro Last Light, dan Metro Exodus sudah diadaptasi dalam bentuk game konsol.

Secara garis besar, game yang diproduksi oleh 4A Games ini bercerita tentang petualangan di area gurun pasca perang nuklir. Nah, untuk yang seri terakhir (Exodus), kamu akan berperan sebagai Artyom dan melakukan perjalanan selama 4 musim.

Keistimewaan dari Game Metro Exodus

Bagi para gamers sendiri, apa saja yang membuat Exodus lebih istimewa dibanding 2 seri sebelumnya? Berikut beberapa keistimewaannya.

  1. Adanya Senjata Versi Terbaru

Game Exodus memberikan keleluasaan pada gamers untuk mengeksplorasi senjata saat melawan musuh-musuh berat.Senjata yang ada bersifat customable atau bisa dimodifikasi semuanya. Dengan kata lain, kamu bebas merakit senjata apa pun yang digunakan untuk bekal perjalanan.

Kalau di game-game aksi dan petualangan, biasanya kan senjata yang tersedia sudah dalam bentuk final alias tetap. Sisanya harus beli peluru atau perlengkapan lain seperti bom. Ada pula game yang mengharuskan petualang untuk mencari senjata di sepanjang perjalanan. Misalnya dengan memenuhi tugas-tugas berupa quest.

Di game Exodus ini, Artyom selaku tokoh utama akan merakit senjata versi terbaru di ruang revolver.Adapun senjata yang sudah dikonfirmasi ada antara lain Crossbow, Kalash, dan Tikhar. Masing-masing punya pembawaan atau ciri khas tersendiri.

  1. Musuh-Musuh Baru Siap Menanti untuk Dikalahkan

Game petualangan tentu kurang seru jika seisi dunianya cuma ada gunung, jalan, dan obrolan dengan orang-orang sekitar. Pertentangan baik dan buruk selalu menjadi bumbu yang menarik saat memainkan game tipe survival sekaligus petualangan. Sebab, adanya musuh yang harus dilawan bisa memberikan ketegangan tersendiri.

Musuh-musuh yang ada di game ini punya tujuan untuk menghalangi Artyom dalam tiap misinya. Asyiknya, tiap musim selalu ada jenis musuh dominan. Misalnya faksi Hanza, Bandits, Fanatics, dan ada pula Children of the Forest.

Untuk melengkapi keseruan game Exodus, 4A Games menampilkan musuh dari jenis manusia dan hewan yang telah bermutasi. Misalnya The Bear dan Watchmen yang berbentuk aneh dan terasa tidak masuk akal jika hidup di dunia manusia.

  1. Dunia yang Tergambar Begitu Luas dan Mendetail

Game Exodus bersifat open world. Jadi, tokoh utama yang dimainkan tidak melulu harus mengikuti jalan cerita atau suatu misi. Di luar itu, kamu bisa melakukan banyak hal. Misalnya jalan-jalan ke terowongan di Moskow, mengelilingi hutan, dan aktivitas seru lainnya.

Baca juga: Salah Kenapa Tidak Oper ke Minamino?

Sambil jalan-jalan, kamu juga bisa mengasah kemampuan bertarung, menembak, atau mencari musuh sambilan.Latihan semacam ini sangat membantu sebelum terjun langsung ke misi berikutnya yang memiliki kesulitan lebih tinggi.

Untuk menikmati grafis atau tampilan gambar yang memukau, memang perlu bekal komputer atau laptop gaming dengan spesifikasi kelas atas atau high-end. Tujuannya agar tampilan pada gameExodus jadi benar-benar nyata dan mencapai level ultra.

Berapa Harga yang Dibanderol untuk Game Exodus?

Kemewahan dalam bentuk apa pun, termasuk game, tetap butuh pengorbanan. Sebab, game Exodus asli yang dijual berada di rentang harga 700 ribu Rupiah hingga 1 juta Rupiah. Hmmm. Cukup mahal juga, ya.

Baca juga: Saksi Mata Kronologi Kecelakaan Kobe Bryant

Dalam paket game Exodus, telah tersedia kurang lebih dalam 13 bahasa asing. Ada bahasa Inggris, Perancis, Italia, Jerman, Spanyol, sampai Ukraina. Sekalian buat belajar bahasa asing jika kamu ingin menguasainya. Kan asyik tuh sambil main, bisa sekaligus mengasah keterampilan berbahasa asing.

Untuk mengetahui trik dan tips bermain game Metro Exodus, bisa ulik sendiri lewat komunitas atau milis. Soalnya penggemar game ini tersebar di seluruh dunia. Tidak hanya Indonesia. Nantinya kamu juga bisa berdiskusi dengan mereka untuk menambah wawasan atau berbagi pengalaman.

Next PostRead more articles

Leave a Reply