5 Kiper Terbaik Sepanjang Sejarah Premier League

5 Kiper Terbaik Sepanjang Sejarah Premier League

Premier League – tidak salah untuk mengatakan bahwa keberhasilan sebuah tim merupakan hasil kerja keras semua pemain. Namun, ada pemain yang dianggap paling penting dalam keberhasilan tim yaitu kiper atau penjaga gawang.

Dalam beberapa tahun terakhir, tugas kiper di Liga Premier tidak pernah diremehkan lagi. Para penjaga gawang itu telah membuktikan bahwa posisi mereka bermain dapat memberikan aksi menarik dan penuh atraksi.

Untuk menentukan kiper terbaik tidak hanya dilihat pekerjaan menjaga gawang sebuah tim. Kriteria dapat dilihat kiper terbaik untuk sukses dengan timnya.

Seperti dikutip dari jendelaolahraga.com, ada lima kiper terbaik sepanjang masa ketika liga premier. Siapakah mereka? Simak ulasannya halaman berikut!

1. Peter Schmeichel

kiper legendaris Manchester United  Peter Schmeichel adalah kiper yang paling luar biasa yang pernah bermain di Liga Premier. Schmeichel bermain untuk tiga tim dari Inggris, yaitu Manchester United, Aston Villa dan Manchester City.

Dengan panjang 310 permainan yang dimainkan di Liga Premier selama 27.586 menit, pria asal Denmark kebobolan 287 gol. Tapi ia mampu membuat recprd 129 clean sheet.

Baca juga: Seperti Inilah 5 Tipe Gamer Animus Stand Alone

Ketika memperkuat MU pada tahun 1991 hingga 1999, Schmeichel memenangkan banyak gelar. Bekerja sama dengan klub berjuluk Setan Merah, ia telah memenangkan lima gelar liga premier, tiga trofi Piala FA, Liga Champions dan Piala UEFA Super Cup.

Pria berusia 56 itu menutup karirnya sebagai seorang penjaga gawang pada 1 Juli 2003 di Manchester City. Dia muncul 29 kali di musim terakhirnya sebagai kiper penjaga gawang.

2. David Seaman

David Seaman adalah kiper legendaris di Inggris. Ia bermain untuk dua tim elit Inggris , Arsenal dan Manchester City.

Pria yang kini 52, tampil di Liga Premier dengan durasi hingga 344 permainan yang dimainkan lebih 30.754 menit. Seaman kebobolan gol 291 dan mencatat 144 clean sheet.

Sementara masih bersama Arsenal, ia memenangkan tiga gelar Premier League, musim 1990/91, 1997/98 dan 2001/02. Seaman juga memenangkan empat gelar FA Cup dan UEFA Cup Winners bersama-sama The Gunners, julukan dari arsenal.

Dia mengakhiri kariernya sebagai kiper di musim 2003/04 bersama Manchester City. Seaman muncul 19 kali di akhir karirnya.

3. Edwin Van Der Sar

Penjaga gawang Belanda legendaris Edwin van der Sar juga tercatat sebagai salah satu kiper terbaik di Liga Premier sepanjang waktu. Ketika berkarir di Inggris, Van Der Sar memperkuat Fuham dan Manchester United.

Van Der Sar tampil di Liga Premier selama periode tersebut dan dimainkan sebanyak 313 pertandingan dengan 27 874 menit. Dia kebobolan 302 gol dan 135 clean sheet.

Baca juga: Juventus Menolak Auto Juara Serie A 2019-2020 Di Petisisi Yang Muncul

Saat menjadi kiper Manchester United, Mantan penjaga gawang Juventus ini menemukan performa puncaknya. Van der Sar telah memenangkan empat gelar Premier League, dua Piala Liga, satu trofi Liga Champions dan satu gelar FIFA Club World Cup.

Pada tanggal 28 Mei 2011 Van der Sar memutuskan untuk pensiun. Dia pensiun bersama Red Devils.

4. Petr Cech

Mantan kiper Chelsea dan Arsenal Petr Cech memiliki bakat besar. Bahkan, itu menjadi pencatatan clean sheet terbanyak.

Selama 15 musim bermain di Liga Premier, Cech mencatat 331 clean sheet. Kiper Republik Ceko yang kebobolan 657 gol dalam 749 penampilan.

Chelsea Cech telah memenangkan empat gelar Premier League, empat Piala FA, trofi Liga Champions, dan satu gelar Liga UEFA Eropa. Cech juga memenangkan gelar FA Community Shield dengan Arsenal.

5. David James

Sejauh ini, kiper David James masih yang paling banyak dimainkan di Liga Premier. Dia bermain dalam liga terbaik dari Inggris di 572 pertandingan dengan 51 kali 299 menit.

Mantan kiper Liverpool tercatat 172 cleansheets dan kebobolan 665 gol saat bermain di Liga Premier.

Pria berusia 49 memenangkan Piala Liga Inggris dengan Liverpool pada tahun 1995 dan memenangkan Piala FA dengan Portsmouth pada tahun 2008.

James mengakhiri kariernya sebagai penjaga gawang pada 2014. Klub terakhir yang dia perkuat ialah Kerala Blasters, tim elit asal India.

Leave a Reply